Meriahnya Pembukaan Pesta Danau Toba 2011

Selasa, 27 Desember 2011

Administrator

Parawisata

Dibaca: 2438 kali

Meriahnya   Pembukaan Pesta Danau Toba  2011

Dan Danau Toba Diusulkan Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Kepariwisataan

Barani-News. Dengan menampilkan kolaborasi atraksi seni dan budaya, pembukaan Pesta Danau Toba 2011 yang dirilis oleh Media Online Barani-News berlangsung meriah layaknya sebuah Pesta Rakyat Besar yang berlangsung pada  Selasa 27 Desember bertempat di Open Stage Parapat yang pembukaannya pada tahun ini dilakukan oleh Plt. Gubsu H Gatot Pudjonugroho,ST di depan ribuan warga dan wisatawan yang hadir menyampaikan ide.

Pada kesempatan tersebut Menteri Koordinator Perekonomian yang berniat  menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Kepariwisataan, melalui hubungan telepon beliau  menawarkan gagasan dan ide baru agar Danau Toba dijadikan sebagai ikon pariwisata nasional, selain ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional juga dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Kepariwisataan," ujar Gubsu yang didampingi istri, Ny Sutias Handayani.

Dia menjelaskan batalnya menteri membuka Pesta Danau Toba 2011 disebabkan cuaca buruk yang tidak memungkinkan pesawat yg ditumpangi menteri mendarat di Bandara Silangit. Menko Perekonomian, ujar Gatot, juga berpesan agar Kawasan Danau Toba dijadikan simbol kebersamaan dan keberagaman etnis di Sumut dan nasional yang dipresentasikan melalui penyelenggaraan Pesta Danau Toba  setiap tahunnya.

Yang menarik dari pembukaan PDT 2011 kemarin adanya komitmen Kementerian  Pariwisata untuk mendanai pembuatan film tentang Danau Toba sebagai upaya lebih mempromosikan objek daya tarik wisata, seni dan budaya kawasan. Komitmen tersebut disampaikan Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Film Uskus Kuswara yang mewakili Kementerian  Budaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada Gubsu saat pembukaan Pest Danau Toba.

Dalam acara pembukaan yang dihadiri para kepala daerah se kawasan Danau Toba juga disampaikan aspirasi akan pentingnya penyediaan infrastruktur untuk pengembangan Danau Toba sebagai kawasan wisata. Dengan penetapan kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Nasional, maka  diharapkan sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk penyediaan infrastruktur dan pengembangan kawasan. "Penetapan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Nasional yang segera dikeluarkan Perpresnya, diharapkan dapat diikuti dengan komitmen kementerian terkait untuk pengembangan kawasan nantinya," ujar Gatot. Dia juga mengharapkan Pesta Danau Toba dapat dicantumkan sebagai Calendar of Event Pariwisata nasional.

Pembukaan Pesta Danau Toba  dihadiri juga oleh para duta besar negara sahabat, Ketua DPRD Sumut, Pangdam I BB, Kapolda Sumut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, mantan menteri DR Cosmas Batubara.

Saat berlangsungnya acara pembukaan, para tamu dan hadirin yang hadir cukup terpukau dengan suguhan tari-tarian dan penampilan artis ibu kota  diantaranya  yang ikut mengisi acara pembukaan Putri Ayu Silaen dan  Pesta Danau Toba  tersebut barlangsung dari   27-31 Desember 2011, adapun kegiatan acara yang ditampilkan dalam Pesta Danau Toba berupa pameran, tarian masal, parade kapal hias, reli wisata, lomba panjat tebing, lari 10K dan renang, clean up Danau Toba dan penanaman pohon terkait Program Toba go Green, hiburan oleh artis ibu kota  dan lain sebagainya. Menurut Ketua Panitia Pesta Danau Toba  2011, John Hugo Silalahi, pihaknya juga akan memecahkan rekor MURI untuk bergondang 72 jam nonstop.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas