Kamis, 31 Januari 2013 - 23:28:03 WIB
Motivasi Generasi Muda
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Artikel - Dibaca: 257 kali

Deli Serdang,Barani-news

Peluncuran dua buah buku karya DR H Supandi SH MHum di Sanggar Pramuka Gudep O11-012 Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (3/2), selain mendapat atensi banyak pihak, juga mendapat apresiasi Pemerintah Provinsi Sumut. Soalnya peluncuran buku tersebut dinilai sangat signifikan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap kinerja institusi peradilan yang saat ini mulai hilang kepercayaan di mata masyarakat luas di Tanah Air.

Dua buah buku karya pria kelahiran Tembung, 17 September 1952 yang juga Hakim Agung RI itu masing-masing berjudul "Hukum Peradilan Tata Usaha Negara (Kepatuhan Pejabat dalam Melaksanakan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara)"dan "Keberadaan Pengadilan Pajak dalam Sistem Peradilan Nasional Indonesia".

Acara turut dihadiri Sekda Pemprov Sumut, H Nurdin Lubis, Ketua Muda Urusan Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara RI, Prof DR Paulus Efendi Lutulung SH, Ketua Muda Pembinaan Mahkamah Agung RI, Widiyatno Sastrohardjono SH Msc, Guru Besar Pasca Sarjana USU, Prof DR HM Solly Lubis SH, para hakim agung kamar C, unsur Muspida Kabupaten Deli Serdang dan pihak lainnya.

H Nurdin Lubis yang membacakan amanat Plt Gubsu, H Gatot Pujo Nugroho ST menerangkan, Pemprov Sumut sangat mengapresiasi dua buah buku karya H Supandi yang diluncurkan tersebut. "Melalui dua buah buku ini, harapan agar masyarakat semakin sadar hukum, dan semakin mengerti akan hak dan kewajibannya di mata hukum, kini semakin bisa untuk diwujudkan. Setidaknya, melalui dua buah buku ini, keinginan pemerintah bersama rakyat menjadikan hukum sebagai panglima, bukanlah mustahil untuk diharapkan," ujar Nurdin Lubis.

Di sela-sela peluncuran buku itu, Nurdin Lubis bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut, Setyopurwadi menyerahkan bantuan mesin Mocaf kepada H Supandi. Bantuan mesin Mocaf yang merupakan sumbangan Plt Gubsu, H Gatot Pujo Nugroho itu kemudian diteruskan H Supandi kepada sepuh warga Desa Saentis yang akan memanfaatkannya kepada pengolahan ubi kayu menjadi tepung.  

Motivasi Generasi Muda

Sebelumnya, H Supandi menjelaskan mengapa ia memilih lokasi Desa Saentis sebagai tempat peluncuran dua buah bukunya. Menurutnya, lokasi tersebut sengaja dipilih, karena di lokasi inilah dulunya ia ditempa dalam hal kepanduan (Pramuka)
.
"Sengaja saya memilih lokasi peluncuran buku ini jauh dari lingkungan kampus dan kota. Karena lokasi ini punya sejarah teramat penting bagi perkembangan saya selanjutnya. Selain itu, lokasi ini sengaja saya pilih, karena saya berharap hal ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda di sekitar wilayah ini untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi, dan tentunya dair lokasi ini akan lahir kelak Supandi-Supandi muda lainnya," jelas suami Hj Emma Sofya ini.

Di kesempatan itu, H Supandi juga menitip pesan kepada generasi bangsa untuk bisa melestarikan situs peluncuran dua buah bukunya tersebut. Sebab, di sekitar lokasi, H Supandi bersama sepuh warga sekitar sudah menanam jagung dan ubi kayu di atas lahan seluas 40 hektar. Dari areal itu nantinya H Supandi berharap para generasi muda sekitar bisa mengembangkan kreasi dan inovasinya dalam pengolahan tepung Mocaf.

"Plt Gubsu, H Gatot Pujo Nugroho telah memberi bantuan pengolahan ubi kayu menjadi tepung Mocaf. Kiranya, untuk memaksimalkan bantuan yang sangat tak ternilai itu, kami berharap situs di wilayah sekitar, terutama yang telah ditanami jagung dan ubi kayu, tetap bisa dipertahankan untuk kepentingan generasi yang akan datang," katanya.


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)