SUDAH MENGELUARKAN DP 207 JT TETAPI BANGUNAN SUDAH 3 TAHUN TIDAK DISELESAIKAN OLEH PENGEMBANG PERUMAHAN DI PASAR 7 TEMBUNG DELI SERDANG

Rabu, 28 Agustus 2019

Administrator

Artikel

Dibaca: 389 kali

Barani-News

Setelah lelah mencoba untuk melakukan negoisasi dengan pengembang yang tidak menyelesaikan rumah yang dibelinya akhirnya melaporkan permasalahan tersebut ke Pihak Kepolisian.

Di Tahun 2016 terjadi suatu pengikatan pembelian 2 Unit Rumah yang digabungkan menjadi satu antara Sdr. Endy dengan Sdr. Edy Rianto, SE dan Sdr. Armansyah yang berlangsung di hadapan Notaris dengan melakukan Perjanjian Pembayaran Panjar.

Saat dikonfirmasi 28/08 /19 Sdr. Endy mengatakan dari bulan Agustus 2016 sd Juni 2017 telah memberi uang senilai 207jt untuk DP Pembelian 2 Unit Rumah yang digabungkan menjadi satu dari Sdr. Armansyah secara bertahap dan kekurangannya akan dilunasi dengan cara KPR Bank senilai 133 jt dari total harga rumah 340jt.

Sdr. Endy juga mengatakan bahwa telah menandatangani Surat Perjanjian Pembayaran Panjar di hadapan Notaris pada tahun 2016 bersama Sdr. Edy Rianto, SE dan Sdr. Armansyah, akan tetapi salinan Surat Perjanjian Pembayaran Panjar tersebut sampai berita ini diterbitkan belum juga diberikan Sdr. Armansyah.

Saat dikunjungi lokasi perumahan yang dimaksudkan Sdr. Endy terlihat sangat mengenaskan, dari 16 Unit bangunan yang ada dilokasi Jl. STM Pasar 7 Tembung Kab. Deli Serdang hanya terdapat 4 unit rumah yang telah dihuni selebihnya terbengkalai begitu saja seperti sudah lama tidak dikerjakan penyelesaiannya.

Kosen Pintu & Jendela serta pembatas pagar atas milik Sdr. Endy hilang dan sudah rusak dan lokasi tersebut diduga menjadi tempat nongkrong oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan-tidakan yang kurang baik.

Sungguh kasihan melihat nasib Sdr. Endy yang sudah mengeluarkan uang untuk membeli unit rumah tersebut dari Sdr. Edy Rianto, SE & Sdr. Armasnyah.

Menurut keterangan masyarakat sekitar bahwa pengembang rumah tersebut sudah hampir satu setengah tahun bangunan yang ada dilokasi perumahan itu terbengkalai dan sepertinya pengembang tidak punya uang lagi untuk melanjutkan pembangunan unit-unit rumah itu.

Seorang pemilik rumah mengatakan melalui via telp bahwa akan melaporkan kasus rumah tersebut kepada pihak berwajib (Penegak Hukum) lantaran sampai saat ini Sertipikat Rumah tersebut belum juga diterimanya padahal sudah melunasi uang sesuai dengan harga rumah tersebut.

Pada bulan Januari 2018 & Bulan April 2018 Sdr. Endy menyurati Sdr. Armansyah & Sdr. Edy Rianto, SE yang mempertanyakan Penyelesaian Segala Surat & Bangunan Rumah di Jl. STM Pasar 7 Dusun VIII Desa Tembung Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang tersebut, tetapi tidak ada tanggapan dari Sdr. Armansyah & Edy Rianto, SE, tetapi tidak ditanggapi.

Melihat kelakuan Sdr. Armasyah & Edy Rianto, SE yang tidak menanggapi suratnya, Sdr. Endy memberikan Kuasa kepada Kantor Hukum Ranto Sibarani, SH & Rekan yang beralamat di Grand Pailion Nomor 7, Jalan Melati Raya Kelurahan Sempakata Kec. Medang Selayang Medan- Sumatera Utara tepatnya pada 3 September 2018.

Kantor Hukum Ranto Sibarani, SH & Rekan mengirimkan 2 kali Somasi kepada Sdr. Armansyah & Edy Rianto, SE tetapi tidak juga ada realisasi.

Dikarenakan tidak ada itikat baik untuk realisasikan penyelesaian Rumah tersebut oleh Sdr. Armansya & Edy Rianto, SE, Sdr. Endy melaporkan Sdr. Edy Rianto, SE dan Armasyah ke POLDASU yang didampingi oleh Kantor Kuasa Hukum Ranto Sibarani, SH & Rekan.

Pada 28 Agustus 2019 Sdr. Endy yang didampingi Sdr. Josua selaku Kuasa Hukum dari Kantor Hukum Ranto Sibarani & Rekan melaporkan Sdr. Armansyah & Edy Rianto atas dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan laporan tersebut telah telah diterima oleh SPKT Polda Sumut dengan mengeluarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi No.STTLP/1296/VIII/2019/SUMUT/SPKT"II.

Besar Harapan dari Sdr. Endy, Polda Sumut dapat memproses permasalahan yang telah menimpanya dengan segera mungkin. (Admin)

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas